Kata Muasal derita.....
Dimana kau simpan
Perjanjian kita Yang tak Kekal ..?
Aku merana
Dari derita kucari jalan
`Tuk temui satu kata kunci
Yang pertemukan kita
Dibatas cinta Dan benci
Kau rupanya angkuh dalam tahta
Di ujung jalan yang tak kukenal
Yang tak dapat kurengkuh Asa
Hingga tertiup sangkakala
Jalan kita jauh menanjak
Meminang air di sangkar mata
yang di jaga kilau kalbu
pada jalam jiwa sayu
sedang taman cinta yang selalu berbunga
bermekaran mawar tanpa keharuman
dan isak getir penyesalan burung² sesat
Kini terperangkap dalam bingkai Kiamat
lalu ......
apa guna menangkar hujan dalam birahi kesuburan....?
Bahkan perjalanan menemu bulan
t`lah menyibak kerumunan bintang
Dengan kerlip jiwa dan air mata
yang berabad² menemu mimpi
Dalam khayalan musim demi musim
Tapi jalan kita.......
Yang deras oleh kesetiaan rumput
Yang beralaskan kerikil duri kegetiran ...
Jauh menanjak tak temu puncak ...
Hanya mengabulkan duka
Dan menggores luka kian menganga
Dan riak perih lagu air
Dalam parit darahku mengalir
Sebagaimana tangis pada awal pecah
Aku mendesah Dalam gelisah ....
membuatku resah dalam tentukan arah....
Menuju punah ASA dalam tanah ...
Entahlaah.....
Like Rest In Peace
Kudapati kematian
Tiap kugali rahasiamu
Serupa mendung
di wajah dan hatimu
Aku hanya merasakan
Aroma peluh dan Sedihmu
lalu mata,
bibir yang membeku
Bagai kanal dingin:
sesunyi pelataran ini
membuatku resah dan gundah
Kugotong waktu
mencapai pendakian
dan membongkarnya di kanal ini
tapi sudah beberapa jauh dan lama
aku mengembara
beribu lubang kugali
mencari temu rahasiamu
VINILITA..
Engkau , wanita , rahasiamu
yang sulit di selami
seperti kematian
yang kurasakan setiap petang
di saat sendirian ...



No comments:
Post a Comment